Kamis, 03 Mei 2012

Sang Announcer

apa yang kamu pikirkan setelah mendengar kata announcer??
yaa benar, penyiar radio atau DJ radio..

pernah kah terpikirkan oleh kamu bahwa menjadi announcer adalah pekerjaan yang mudah serta santai?

itu semua teorinya, namun pada kenyataannya menjadi seorang announcer radio tidaklah mudah, butuh kemampuan berbicara dengan teknik yang benar dan mampu membawa pendengar memainkan imajinasi dari pesan atau topik yang disiarkan, selain itu pula perlu adanya pengetahuan yang luas, hal tersebut sangat penting bagi seorang announcer agar dapat mengimprovisasikan kalimat untuk disiarkan dari bahan mentah yang diberikan oleh produser, serta dengan pengetahuan luas maka akan mendapatkan kepercayaan dari pendengar dengan kalimat-kalimat yang diucapkan melalui media radio.

bukan hanya itu saja, teknik vokal, kecepatan menyampaikan serta artikulasi seorang announcer haruslah baik dan bagus agar menarik untuk didengar oleh khalayak yang mendengarkan.
tidak semua karakter pribadi yang memiliki kecerdasan IQ dapat pandai berbicara untuk mempengaruhi serta memberikan informasi kepada orang banyak seperti layakanya seorang announcer.

Saya sangat bersyukur karena saya diberikan kemampuan kepada Yang Maha Kuasa hal tersebut. sejak duduk di bangku SD saya bercita-cita jika kelak nanti saya ingin menjadi seorang penyiar radio, keinginan tersebut muncul ketika salah seorang tetangga saya mengatakan bahwa saya memiliki karakter vokal yang bagus serta pandai berbicara. sehingga dia memberikan dukungan dan inspirasi kepada saya untuk menjadi seorang penyiar radio.

tidak jarang saya menyempatkan waktu kosong untuk mendengarkan radio swasta sesuai dengan minat saya yang dimana segmentasi radio tersebut adalah "Anak Muda/ Remaja" , teknik penyiar radio sering saya ikuti dengan merekam suara saya melalui telephone genggam saya.

keinginan tersebut bertambah besar ketika saya masuk ke salah satu Universitas swasta di jakarta ( Universitas Budi Luhur) jurusan komunikasi broadcast. salah satu UKM  atau (biasa disebut dengan ekstrakulikuler jika di sekolah) di universitas saya adalah Radio komunitas kampus, dengan tidak pikir panjang saya mendaftarkan diri untuk bergabung dengan komunitas tersebut, sampai akhirnya lolos lah saya pada seleksi anggota baru, dan memberikan saya kesempatan untuk menjadi salah satu announcer di radio tersebut, tentu dengan pelatihan terlebih dahulu yang diberikan.

begitu banyak senior saya yang berusaha memberikan pelajaran kepada saya tentang bagaimana cara menjadi seorang announcer yang baik dan sesuai dengan tekniknya serta memilikin karakter tersendiri sehingga memiliki pendengar setia.

awal pertama kali saya siaran on air di radio, saya di partneri dengan salah satu senior yang menurut saya sudah begitu profesional, terbukti dengan banyak nya prestasi yang digenggam olehnya serta kemahiran dia dalam menyiarkan isi program acara.

saat ini saya menginjak angka ke dua tahun bergabung dengan komunitas radio kampus budi luhur, banyak sekali pengalaman berharga yang saya dapati dengan menjadi seorang announcer. beberapa tawaran untuk menjadi MC di event-event baik acara formal maupun non formal telah saya coba.

hal tersebut seperti mimpi yang menjadi kenyataan. bertemu dengan teman baru, pengalaman baru, pekerjaan baru, semuanya membuat saya ingin terus belajar dan belajar bagaimana menjadi seorang announcer yang profesional, tentu dengan menjadikan pengalaman sebagai pelajaran dalam keberlangsungan cita-cita saya menjadi seorang penyiar.



saat nya kamu yang merealisasikan cita-cita yang tumbuh sejak kecil. jangan tunda saat kesempatan datang. jadikan pelajaran dari kesalahan dan pengalaman yang sudah sudah.

Terimakasih yang sebesar-besar nya kepada Station Manager RBL mas Rocky,segenap senior Radio Budi Luhur (Keicida, Eki, Lim, Danny, Bono, Tian, Ilham, Ayas, Renmaru, Putri, dll) dan seluruh crew (Rachmatika, Reza R, Ria, Wanda, Retno, Kiki, Paul, Gadis, Levi, Hudan, Rifan, dll) yang sudah memberikan kesempatan dan kepercayaan kepada saya untuk membawakan program "friday i'm in love (pertama kali siaran), love tips (2nd), indie on air, 3 o'clock show hingga saat ini saya mempunyai program sendiri "afternoon show with priliy" dan juga host di salah satu program off air radio "blustic (budi luhur acoustic)". Alhamdulilah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar