Jumat, 4 mei 2012
Hari ini adalah kali ke empat saya on air menjadi salah satu host di www.binus.tv ..
salah satu program yang saya pegang adalah hallo kampus acara yang berdurasi 30 menit itu live streaming setiap hari jumat pada pukul 17.30-18.00 .
Dalam acara tersebut selain memberikan info-info yang menarik, juga disuguhkan dengan narasumber untuk talkshow yang berbeda-beda.
Program yang produseri oleh "Shemi" ini selalu menarik sehingga masuk ke dalam kategori yang banyak diminati penonton.
Saya bersyukur bisa menjadi salah satu host dalam program ini.
dan hari ini saya dan Reza (partner saya) akan talkshow bersama teman-teman dari @ngegaulbareng . dimana bagi kalian para remaja yang suka ngegalau mending gabung dengan forum ngegaul bareng ini, karena dijamain no more galau.. hehe..
forum yang berisikan teman-teman gaulerss yang keren, kece, dan pastinya berkarya.. mulai dari pencinta fotografer, film, musik, sampe buku gabung di forum ini..
jangan lewatkan berbincang-bicang dan ngegaul bareng hari ini ya teman :)
Pasti akan sangat menarik karena ini kali pertama host akan melakukan drama sebentar dalam segmen pertama :)
Yaaakk, deg deg an pun sudah saya rasakan dari sekarang.hehehe
Jadikan Pelajaran
Kamis, 03 Mei 2012
Sang Announcer
apa yang kamu pikirkan setelah mendengar kata announcer??
yaa benar, penyiar radio atau DJ radio..
pernah kah terpikirkan oleh kamu bahwa menjadi announcer adalah pekerjaan yang mudah serta santai?
itu semua teorinya, namun pada kenyataannya menjadi seorang announcer radio tidaklah mudah, butuh kemampuan berbicara dengan teknik yang benar dan mampu membawa pendengar memainkan imajinasi dari pesan atau topik yang disiarkan, selain itu pula perlu adanya pengetahuan yang luas, hal tersebut sangat penting bagi seorang announcer agar dapat mengimprovisasikan kalimat untuk disiarkan dari bahan mentah yang diberikan oleh produser, serta dengan pengetahuan luas maka akan mendapatkan kepercayaan dari pendengar dengan kalimat-kalimat yang diucapkan melalui media radio.
bukan hanya itu saja, teknik vokal, kecepatan menyampaikan serta artikulasi seorang announcer haruslah baik dan bagus agar menarik untuk didengar oleh khalayak yang mendengarkan.
tidak semua karakter pribadi yang memiliki kecerdasan IQ dapat pandai berbicara untuk mempengaruhi serta memberikan informasi kepada orang banyak seperti layakanya seorang announcer.
Saya sangat bersyukur karena saya diberikan kemampuan kepada Yang Maha Kuasa hal tersebut. sejak duduk di bangku SD saya bercita-cita jika kelak nanti saya ingin menjadi seorang penyiar radio, keinginan tersebut muncul ketika salah seorang tetangga saya mengatakan bahwa saya memiliki karakter vokal yang bagus serta pandai berbicara. sehingga dia memberikan dukungan dan inspirasi kepada saya untuk menjadi seorang penyiar radio.
tidak jarang saya menyempatkan waktu kosong untuk mendengarkan radio swasta sesuai dengan minat saya yang dimana segmentasi radio tersebut adalah "Anak Muda/ Remaja" , teknik penyiar radio sering saya ikuti dengan merekam suara saya melalui telephone genggam saya.
keinginan tersebut bertambah besar ketika saya masuk ke salah satu Universitas swasta di jakarta ( Universitas Budi Luhur) jurusan komunikasi broadcast. salah satu UKM atau (biasa disebut dengan ekstrakulikuler jika di sekolah) di universitas saya adalah Radio komunitas kampus, dengan tidak pikir panjang saya mendaftarkan diri untuk bergabung dengan komunitas tersebut, sampai akhirnya lolos lah saya pada seleksi anggota baru, dan memberikan saya kesempatan untuk menjadi salah satu announcer di radio tersebut, tentu dengan pelatihan terlebih dahulu yang diberikan.
begitu banyak senior saya yang berusaha memberikan pelajaran kepada saya tentang bagaimana cara menjadi seorang announcer yang baik dan sesuai dengan tekniknya serta memilikin karakter tersendiri sehingga memiliki pendengar setia.
awal pertama kali saya siaran on air di radio, saya di partneri dengan salah satu senior yang menurut saya sudah begitu profesional, terbukti dengan banyak nya prestasi yang digenggam olehnya serta kemahiran dia dalam menyiarkan isi program acara.
saat ini saya menginjak angka ke dua tahun bergabung dengan komunitas radio kampus budi luhur, banyak sekali pengalaman berharga yang saya dapati dengan menjadi seorang announcer. beberapa tawaran untuk menjadi MC di event-event baik acara formal maupun non formal telah saya coba.
hal tersebut seperti mimpi yang menjadi kenyataan. bertemu dengan teman baru, pengalaman baru, pekerjaan baru, semuanya membuat saya ingin terus belajar dan belajar bagaimana menjadi seorang announcer yang profesional, tentu dengan menjadikan pengalaman sebagai pelajaran dalam keberlangsungan cita-cita saya menjadi seorang penyiar.
Terimakasih yang sebesar-besar nya kepada Station Manager RBL mas Rocky,segenap senior Radio Budi Luhur (Keicida, Eki, Lim, Danny, Bono, Tian, Ilham, Ayas, Renmaru, Putri, dll) dan seluruh crew (Rachmatika, Reza R, Ria, Wanda, Retno, Kiki, Paul, Gadis, Levi, Hudan, Rifan, dll) yang sudah memberikan kesempatan dan kepercayaan kepada saya untuk membawakan program "friday i'm in love (pertama kali siaran), love tips (2nd), indie on air, 3 o'clock show hingga saat ini saya mempunyai program sendiri "afternoon show with priliy" dan juga host di salah satu program off air radio "blustic (budi luhur acoustic)". Alhamdulilah.
Rabu, 02 Mei 2012
Jadikan Pelajaran
Jadikan Pelajaran: terimakasih gengs: Jadikan pelajaran.. dua kata yang mengandung banyak makna dan fakta didalamnya. hidup adalah pilihan dan kita harus memilih yang terbaik u...
Motivasi Ku
Saya layaknya wanita biasa yang tidak dapat hidup sendiri serta membutuhkan bantuan dari orang2 yang mencintai saya. bantuan berupa doa kasih sayang dan semangat serta motivasi yang begitu saya butuhkan sebagai salah satu mahasiswa tingkat 4 di universitas budi luhur fakultas ilmu komunikasi.
Alfriani anisma, Sita alisa, hasanah Pramarmudi,Tyastari Diah Ayu, Muhammad Dendy, Farid Mardhi, David Hilton,Gustian Prabowo, Reza Rukhullah, Delly Nisrina dan nama-nama yang telalu banyak jika saya sebutkan satu persatu.. Mereka lah yang menjadi penyemangat di segala aktifitas saya. mereka memberikan inspirasi kepada saya untuk terus berusaha menjadi yang terbaik dan selalu menjadikan pelajaran dari pengalaman buruk yang sudah-sudah. Begitu beruntung nya saya memiliki mereka saat ini dan berharap sampai kapanpun akan selalu menjadi penyemangat dan motivasi saya.
Bagaimana dengan kalian teman???
Adakah kalian terlintas bahwa sebenarnya orang-orang disekitar kita begitu berpengaruh dengan kemajuan dan perkembangan diri kita..
i LOVE them..
Terimakasih ALLAH telah memberikan saya keluarga yang tidak pernah berhenti mencintai saya, ayah bunda itah, rafi, mereka adalah anggota keluarga yang penuh dengan cinta serta kebahagiaan untuk saya, tak luput para sahabat yang tak pernah lelah memotivasi saya serta tidak pernah lelah mendengarkan segala keluh kesah saya. bahagia, sedih, susah, amarah, emosi, simpati semua tercampur jadi satu dan sudah berhasil kita lewati selama masa perkuliahan dan sampai detik ini mereka lah yang paling mengerti saya. kita sama, mahasiswa yang dipenuhi oleh tugas yang menumpuk, namun saat bersama keresahan itu sejenak hilang, hanya ada canda tawa dan senyum lebar yang menghiasi raut wajah kita.
terimakasih gengs
Jadikan pelajaran..
dua kata yang mengandung banyak makna dan fakta didalamnya.
hidup adalah pilihan dan kita harus memilih yang terbaik untuk hidup kita, dalam menentukan pilihan tersebut tentu kita akan dihadapkan dengan kesalahan demi mendapatkan sesuatu yang benar setelah itu.. namun jika kita tidak dapat belajar dari kesalahan tentu yang benar tidak akan kunjung datang..
itu salah satu yang dapat digambarkan dari kata "jadikan pelajaran"
saya ingin mengucapkan terimakasih kepada gengs (sahabat kampus budiluhur) yang memberikan inspirasi atas kata tersebut sehingga saya tersadar bahwa kerap kali saya melakukan kesalahan yang sudah-sudah sehingga saya merasa tertampar dan bergegas untuk segera merubah apa yang sebelumnya saya lakukan..
terimakasih sahabat..
'Dewi' bukanlah hanya sebuah nama
Saya adalah seorang anak yang mulai beranjak dewasa dengan segala sesuatu penuh cinta didalamnya. cinta dari tuhan, kedua orang tua, saudara kandung, saudara besar, sahabat, teman, dan kekasih layaknya remaja katakan.
Saya adalah anak perempuan dari 3 bersaudara yang dilahirkan secara normal pada tanggal 25 april 1991 dengan sempurna alhamdulilah. sempurna dalam artian disini adalah sebagai salah satu ungkapan rasa syukur saya kepada Sang Maha Kuasa yang telah menciptakan saya dengan begitu indah.
saya katakan indah bukan karena saya bangga dg fisik saya, tapi saya bangga serta bahagia dg kedua orang tua saya yang memberikan nama begitu indah setelah hampir 9 bulan sampai saya dilahirkan mereka baru memiliki sebuah nama untuk seorang anak lelaki. sampai akhirnya lahir lah seorang anak dengan jenis kelamin perempuan yaitu saya. tidak ada kekecewaan ataupun kesedihan karena ternyta tidak sesuai, namun kegembiraan yang terlihat dari orang tua saya saat itu yang terlukiskan dengan nama yg diberikan kepada saya. "DEWI" adalah nama depan saya. apa yang bisa anda pikirkan setelah mendengar nama tersebut? wanita, cantik, pujaan, dikasihi, dihormati. itu adalah beberapa persepsi sejenak setelah mendengar nama tersebut. yaaa, itu mengapa saya mengatakan mereka begitu bahagia mendapati seorang anak perempuan untuk kedua kalinya.
Saya ingin bercerita mengenai kisah kenapa saya akhirnya diberikan nama tersebut. Ibunda tercinta saya lahir dilampung dan menghabiskan masa kecilnya dikota tersebut, dengan 7 bersaudara yang didominasi oleh wanita dalam keluarga tersebut. mereka mempunyai nama panggilan masing-masing. namun dari semua anak hanya ibu saya yang memiliki nama panggilan cukup menyimpang dari nama aslinya. nama panggilan tersebut diberikan berdasarkan pada sikap dan sifat ibunda yang begitu bijaksana, penuh pendirian, cantik, cerdas, dan disegani oleh kaum lelaki maupun wanita dikotanya seperti layaknya seorang dewi kayangan yang terkenal di legenda. akhirnya nama panggilan tersebut terkenal dikotanya pada saat itu, ibunda begitu bangga sampai akhirnya di berikanlah nama tersebut kepada saya putri kedua nya. buat saya nama tersebut bukanlah hanya sebuah nama, namun sebagai doa, acuan, motivasi dan pengharapan besar oleh kedua orang tua agar kelak saat seorang anak tersebut beranjak dewasa maka bisa mengikuti jejak ibundanya.
Sebagai perempuan yang saat ini menginjak umur 21, saya semakin mengerti bagaimana ibunda mempertahankan nama tersebut dengan perilaku dan inerbeauty nya.
Langganan:
Postingan (Atom)














